

Review Dukun Magang: Skripsi, Dukun, dan Tawa yang Kurang Mantap
Dukun Magang (2026)
- 18 Juni 2026
- 1h 40m
- Indonesian
- 13+
- Streaming
Raka adalah mahasiswa tingkat akhir yang skripsinya terus ditolak. Atas saran seorang teman, ia memilih dunia perdukunan sebagai topik dan berakhir di desa terpencil bernama Kalimati, tempat tinggal seorang dukun legendaris yang nyentrik.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Official Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita5
- Akting6
- Visual5.5
- Penyutradaraan5.5
- Musik5.5
Cocok untuk: Penggemar horor-komedi Indonesia yang ringan
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Review Dukun Magang ini diawali pertanyaan sederhana: mampukah horor-komedi tentang skripsi yang mandek membuat Anda tertawa selama 100 menit? Film karya Chiska Doppert ini sangat bertumpu pada komedi, sementara sentuhan seramnya hanya menjadi latar. Hasilnya film lokal yang ringan dan menghibur, meski tidak terlalu tajam.
Review Dukun Magang: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
Plot Dukun Magang dimulai dari Raka, mahasiswa tingkat akhir yang skripsinya terus ditolak para dosennya. Temannya, Sekar, menyarankan agar ia menulis tentang dunia perdukunan, dan ide itu membuka jalannya yang tak biasa.
Jalan itu membawanya ke Kalimati, desa terpencil yang terkenal dengan tradisi supranaturalnya. Di sana ia bertemu Mbah Djambrong, dukun legendaris yang nyentrik, dan menjalani semacam magang. Sekar, yang berasal dari keluarga dengan tradisinya sendiri, ikut serta.
Salah satu deskripsi trailer menyebut film ini sekitar 80% komedi dan 20% horor. Pembagian itu cukup menggambarkan apa yang akan Anda lihat di layar.
Kelebihan Dukun Magang
Premisnya adalah aset terbaik film ini. Mahasiswa yang berjuang menyelesaikan kuliah lalu terlempar ke desa penuh adat mistis memberi cerita mesin komedi yang mudah dipahami siapa pun yang pernah pusing dengan tugas kuliah.
Pemicu yang relevan: stres skripsi adalah lelucon universal, dan film ini menjadikannya titik awal.
Nuansa ringan: horornya tetap lembut, sehingga cocok bagi penonton yang tidak suka teror berat.
Atmosfer desa: Kalimati menjadi arena siap pakai bagi cerita rakyat dan takhayul.
Seorang penonton Letterboxd menyebut bahwa sutradara tampaknya ingin menghidupkan kembali era komedi 2010-an, dengan Jefan Nathanio sebagai primadona masa kini. Gaya nostalgik dan slapstick itu akan menarik bagi penggemar komedi Indonesia lawas. Jika Anda suka humor seperti ini, telusuri lebih banyak review film komedi di situs kami.
Pemeran dan Akting Dukun Magang
Pemeran Dukun Magang dipimpin Jefan Nathanio sebagai Raka, yang memikul film ini sebagai mahasiswa yang kalang kabut. Perannya menuntut campuran panik dan kebingungan, yang pas dengan ritme komedi film ini.
Hana Saraswati memerankan Sekar, sahabat cerdas yang mewarisi tradisi keluarganya. Ia memberi penyeimbang yang lebih tenang bagi kekacauan Raka.
Adi Sudirja memerankan Mbah Djambrong, dukun nyentrik yang menjadi pusat premis. Fajar Nugra tampil sebagai Boiman, sementara Wira Nagara dan Mamang Osa memerankan Dukun Tejo dan Dukun Karno. Para pemeran pendukung memperluas gambaran film tentang mistisisme desa.
Kekurangan Dukun Magang
Sambutan kritikus sejauh ini masih tipis. Satu-satunya skor penonton yang saya temukan adalah 3/10 di TMDB dari satu suara, yang hampir tidak memberi informasi apa pun. Seorang pengulas Letterboxd menyebut plotnya tidak masuk akal dan dipaksakan agar lucu, meski itu hanya satu pendapat.
Meski begitu, keluhan itu menunjuk risiko yang nyata. Ketika film mengejar tawa sekeras ini, lelucon bisa terasa dipaksakan dan cerita kehilangan bentuk. Penonton yang mencari ketegangan sungguhan hanya akan menemukan sedikit di sini, karena horornya jelas nomor dua.
Jika Anda lebih suka tontonan yang lebih seram, review film horor kami membahas pilihan yang lebih kuat. Untuk perpaduan lokal serupa antara tawa dan sedikit rasa seram, simak ulasan kami tentang Siti Si Vampir.
Apakah Dukun Magang Layak Ditonton?
Film ini layak ditonton jika Anda mencari hiburan santai yang mengutamakan komedi dan tidak mengharapkan naskah yang rapi. Anggap saja sebagai tontonan penghibur musim liburan, bukan film yang menonjol.
Film ini tayang di Indonesia pada 18 Juni 2026 dengan durasi 100 menit. Menurut Lembaga Sensor Film, film ini berklasifikasi 13+. Tanggal rilis Dukun Magang jatuh tepat di masa libur sekolah.
Menonton dengan ekspektasi yang sederhana akan membantu. Jika ingin melihat perbandingannya dengan rilisan lokal terbaru lainnya, baca review kami tentang Ketok Mejik.
Siapa yang Akan Menikmati Dukun Magang
Penggemar komedi Indonesia yang menyukai humor slapstick.
Penonton yang suka cerita rakyat dan mistisisme desa tanpa teror berat.
Kelompok yang mencari hiburan bioskop yang ringan dan seru bersama teman.
Kelebihan
- Premis stres skripsi yang relevan
- Horor ringan cocok untuk penonton penakut
- Latar desa dan dukun yang menyenangkan
Kekurangan
- Plot terasa dipaksakan demi tawa
- Unsur horor minim
- Sejauh ini dukungan kritikus masih sedikit
Kesimpulan Kami
Dukun Magang adalah horor-komedi ringan dengan premis yang menyenangkan, tetapi ceritanya terasa memaksakan diri agar lucu. Penggemar komedi Indonesia yang slapstick akan paling menikmatinya.
Pemeran & Kru
Chiska DoppertSutradara
Jefan NathanioRaka
Hana SaraswatiSekar
Adi SudirjaMbah Djambrong
Fajar NugraBoiman
Wira NagaraShaman Tejo
Mamang OsaShaman Karno
Foto: TMDB
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Dukun Magang dirilis?
Dukun Magang (2026) tayang di bioskop pada 18 Juni 2026.
Siapa sutradara Dukun Magang?
Dukun Magang (2026) disutradarai oleh Chiska Doppert.
Siapa saja pemeran Dukun Magang?
Pemeran utamanya antara lain Jefan Nathanio, Hana Saraswati, Adi Sudirja, Fajar Nugra, dan Wira Nagara.
Berapa durasi Dukun Magang?
Dukun Magang (2026) berdurasi 100 menit (1j 40m).
Apa klasifikasi usia Dukun Magang?
Dukun Magang (2026) berklasifikasi 13+.
Di mana saya bisa menonton Dukun Magang?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terbaru.
Apakah Dukun Magang layak ditonton?
Cukup layak bagi penggemar film Indonesia yang ringan dan mengutamakan komedi. Harapkan lebih banyak tawa daripada ketakutan, dengan plot yang longgar.
Apakah Dukun Magang seram?
Tidak terlalu. Salah satu deskripsi trailer menyebutnya sekitar 80% komedi dan 20% horor, jadi unsur seramnya ringan.
Siapa saja bintang Dukun Magang?
Jefan Nathanio berperan sebagai Raka dan Hana Saraswati sebagai Sekar. Adi Sudirja memerankan dukun Mbah Djambrong.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




