Langsung ke konten
Nonton1234
Poster Street Fighter (2026)
Bagikan:

Apakah Street Fighter Layak Ditonton? Ulasan Film 2026

Street Fighter (2026)

  • 14 Oktober 2026
  • 2h
  • English
  • PG-13
  • Di Bioskop

Pada 1993, dua petarung yang sudah lama berjauhan, Ryu dan Ken Masters, kembali terseret ke arena pertarungan ketika Chun-Li yang misterius merekrut mereka untuk turnamen World Warrior berikutnya. Di balik baku hantam itu tersimpan konspirasi mematikan, dan dua sahabat lama ini harus menghadapi iblis dari masa lalu mereka.

Ulasan

Oleh Site Admin · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

Street Fighter — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

6.3dari 10

Rating kami

  • Cerita5.2
  • Akting6.8
  • Visual7.2
  • Penyutradaraan6.5
  • Musik6

Cocok untuk: Penggemar gim dan pencinta aksi campy

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Ulasan Street Fighter: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)
  2. Yang Berhasil di Street Fighter
  3. Pemeran dan Akting Street Fighter
  4. Di Mana Street Fighter Tersandung
  5. Apakah Street Fighter Layak Ditonton?
  6. Siapa yang Akan Menikmati Street Fighter

Ulasan Street Fighter ini diawali satu pertanyaan sederhana: bisakah gim yang hidup dari tombol yang ditekan asal-asalan dan adu ejekan berhasil menjadi film layar lebar? Sutradara Kitao Sakurai mencobanya dengan penuh semangat, lewat latar retro 1993, adegan pertarungan bernuansa anime, dan para pemeran yang jelas menikmati kekonyolannya. Filmnya tidak dalam, tetapi sering kali seru.

Ulasan Street Fighter: Sekilas Ceritanya (Tanpa Spoiler)

Plot Street Fighter dibuka pada 1993. Ryu dan Ken Masters, yang dulu dekat, kini renggang dan menempuh jalan masing-masing. Lalu Chun-Li yang misterius muncul membawa undangan ke turnamen World Warrior berikutnya.

Turnamen itu menjanjikan pertarungan brutal, tetapi ada sesuatu yang lebih gelap di baliknya. Sebuah konspirasi tengah berkembang, dan hal itu memaksa Ryu dan Ken berhadapan satu sama lain serta dengan masa lalu bersama mereka. Naskahnya ditulis oleh T.J. Fixman dan Sakurai, dan premisnya cukup rapi sehingga mudah diikuti penonton baru.

Ini adalah film aksi dengan sentuhan fantasi, dan tidak pernah berpura-pura realistis. Bersiaplah menyaksikan jurus-jurus spesial, karakter yang kuat, dan dunia yang berjalan dengan logika gim.

Yang Berhasil di Street Fighter

Pertarungannya adalah daya tarik utama. Reaksi penonton menyoroti koreografi yang enerjik, dan film ini menyisipkan sekuens animasi 2D yang menghormati gimnya. Perubahan gaya visual itu menjaga aksinya tetap segar dan menjadi salah satu sorotan yang paling banyak dibicarakan.

Tampilannya juga membantu. Arena bermandikan lampu neon dan set praktis memberi film ini kepribadian lebih kuat dibanding banyak adaptasi gim terbaru. Penggemar akan menemukan banyak rujukan pada font, efek suara, dan jurus khas, tanpa film berhenti untuk menjelaskan setiap referensi.

  • Adegan pertarungan stylish bernuansa anime

  • Estetika retro 1993 yang penuh warna

  • Easter egg yang memuaskan pemain lama

  • Persahabatan di pusat cerita yang memberi bobot pada pertarungan

Hubungan Ryu dan Ken menjadi jangkar emosional film ini. Adu candanya cukup sering mengena sehingga adegan-adegan yang lebih tenang pun berhasil.

Pemeran dan Akting Street Fighter

Pemeran Street Fighter dipimpin Andrew Koji sebagai Ryu dan Noah Centineo sebagai Ken Masters. Keduanya tampil meyakinkan sebagai pasangan: Koji memerankan petarung yang murung dan disiplin, sementara Centineo membawa gaya percaya diri dan pesona. Bersama-sama, mereka menopang sebagian besar film.

Callina Liang memerankan Chun-Li dan berulang kali disebut sebagai yang paling menonjol. Ia membawa energi dan kehadiran kuat pada peran yang bisa saja hanya menjadi cameo fan service. David Dastmalchian memerankan M. Bison, Andrew Schulz sebagai Dan Hibiki, dan Joe Anoa'i sebagai Akuma.

Para pemeran pendukung bermain total dalam nuansa campy. Itu cocok dengan nada filmnya, meski beberapa karakter mendapat porsi lebih sedikit daripada yang mungkin diharapkan penggemar.

Di Mana Street Fighter Tersandung

Dua jam terasa panjang untuk cerita seringan ini. Di antara pertarungan, plotnya memberi sedikit alasan bagi penonton untuk peduli, dan sebagian penonton merasa film ini bisa dipangkas sekitar tiga puluh menit. Kilas balik yang sering muncul semakin memperlambat tempo.

Film ini juga terlalu banyak mencoba. Persiapan Bison untuk seri lanjutan memakan durasi, dan beberapa karakter dari gimnya diperlakukan sekadar pelengkap. Nuansa cheesy-nya berhasil saat film menertawakan dirinya sendiri, tetapi di momen lain terasa canggung.

Sebagian penonton juga menilai tata suara dan pilihan musiknya terasa agak jinak untuk film pertarungan. Soundtrack yang lebih agresif akan lebih cocok dengan kekerasan di layar.

Apakah Street Fighter Layak Ditonton?

Ya, jika Anda datang untuk hiburan konyol yang penuh warna, bukan cerita hebat. Pengalamannya lebih menyenangkan dibanding banyak adaptasi gim sebelumnya, dengan adegan pertarungan kuat dan duet utama yang menyenangkan. Ini hiburan yang tidak merata, tetapi tetap menghibur.

Skor penonton berada di tengah, dengan reaksi mulai dari pujian penuh semangat dari penggemar hingga sikap acuh soal cerita yang tipis. Itu sesuai dengan yang tampil di layar: film penuh antusiasme yang tidak selalu padu. Penggemar gimnya akan menemukan paling banyak hal yang disukai, dan penonton kasual pun masih akan mendapat beberapa adegan besar yang seru.

Jika Anda ingin tontonan sejenis, simak ulasan film aksi kami yang lain atau lihat perbandingannya dengan blockbuster terbaru dalam ulasan Spider-Man: Brand New Day. Untuk informasi latar belakang produksi film ini, halaman Street Fighter di IMDb bisa menjadi titik awal yang praktis.

Siapa yang Akan Menikmati Street Fighter

  • Penggemar lama gimnya yang suka mencari referensi dan callback jurus

  • Penonton yang menikmati aksi campy dan sadar diri dengan pertarungan bergaya

  • Siapa pun yang mencari tontonan santai ala popcorn dan bisa memaafkan plot yang longgar

Kelebihan

  • Adegan pertarungan enerjik dan stylish
  • Sekuens bergaya anime menambah daya tarik
  • Koji dan Centineo punya chemistry yang bagus
  • Callina Liang mencuri perhatian sebagai Chun-Li

Kekurangan

  • Durasi dua jam terasa panjang
  • Cerita tipis di antara pertarungan
  • Kilas balik dan persiapan sekuel memperlambat tempo
  • Nuansa cheesy kadang terasa canggung

Kesimpulan Kami

Street Fighter adalah hiburan konyol yang penuh warna, dengan adegan pertarungan seru dan duet pemeran utama yang menyenangkan, tetapi terganjal durasi yang bertele-tele dan plot yang tipis. Penggemar gimnya akan paling menikmatinya.

Pemeran & Kru

Foto: TMDB, Gage Skidmore / CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons, Adam Chitayat / CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons, Kevin Paul / CC BY 4.0 via Wikimedia Commons, Brilliant Idiots / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Street Fighter dirilis?

Street Fighter (2026) dirilis di bioskop pada 14 Oktober 2026.

Siapa sutradara Street Fighter?

Street Fighter (2026) disutradarai oleh Kitao Sakurai.

Siapa saja pemeran Street Fighter?

Pemeran utamanya meliputi Andrew Koji, Noah Centineo, Callina Liang, David Dastmalchian, dan Andrew Schulz.

Berapa durasi Street Fighter?

Street Fighter (2026) berdurasi 120 menit (2 jam).

Apa klasifikasi usia Street Fighter?

Street Fighter (2026) berating PG-13.

Di mana saya bisa menonton Street Fighter?

Street Fighter (2026) belum memiliki jadwal rilis streaming yang dikonfirmasi. Kami akan memperbarui halaman ini begitu platformnya diumumkan.

Apakah Street Fighter layak ditonton?

Ya, jika Anda menginginkan aksi ringan ala campy dengan pertarungan yang stylish. Ceritanya tipis, tetapi penggemar gimnya kemungkinan besar akan menikmatinya.

Siapa saja bintang Street Fighter?

Andrew Koji memerankan Ryu dan Noah Centineo memerankan Ken Masters. Callina Liang, David Dastmalchian, Andrew Schulz, dan Joe Anoa'i juga tampil.

Apakah perlu tahu gimnya untuk menikmati Street Fighter?

Tidak. Premisnya sederhana, meski pemain lama akan menangkap lebih banyak referensi dan Easter egg.

S

Ditulis oleh

Site Admin

Site Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.

Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua