

Apakah Suanggi: Ilmu Kutukan Layak Ditonton? Ulasan Film Horor Kami
Suanggi: Ilmu Kutukan (2026)
- 10 September 2026
- 1h 28m
- Indonesian
- D21 (Indonesia, LSF)
- Streaming
Seorang mantan penyanyi yang terlilit utang pulang ke kampung halamannya yang terpencil di Papua dengan dalih ingin menjenguk ibu angkatnya yang sakit parah. Padahal, ia menyembunyikan rencana untuk menguasai harta warisan sang ibu, dan siasatnya justru membangkitkan sesuatu yang jauh lebih tua daripada masalahnya.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Official Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita4.5
- Akting3.5
- Visual5
- Penyutradaraan4.5
- Musik5.5
Cocok untuk: Penggemar berat horor cerita rakyat Indonesia
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Ulasan Suanggi: Ilmu Kutukan ini dimulai dari satu pertanyaan sederhana: bisakah latar cerita rakyat yang segar mengangkat film horor yang masih kasar? Sutradara Dom Dharmo membawa horor Indonesia ke Papua, wilayah yang jarang dijamah genre ini. Hasilnya singkat, ambisius, dan tidak merata.
Ulasan Suanggi: Ilmu Kutukan: Ringkasan Cerita (Tanpa Spoiler)
Alur Suanggi: Ilmu Kutukan mengikuti Beni, mantan vokalis yang terlilit utang. Ia pulang ke kampung halamannya yang terpencil di Papua dan mengaku ingin menjenguk ibu angkatnya yang sakit parah. Diam-diam, ia menyembunyikan siasat untuk menguasai harta warisan sang ibu.
Film ini menggali cerita rakyat Suanggi dari Indonesia timur. Dalam kepercayaan tersebut, kekuatan ini bisa menyembuhkan, tetapi juga bisa berubah berbahaya. Dualitas itulah yang menjadi mesin cerita, dan hanya itu yang perlu Anda tahu sebelum menekan tombol putar.
Film ini tayang pada 10 September 2026 dengan durasi ringkas 88 menit. Lembaga Sensor Film Indonesia memberinya klasifikasi D21 dengan alasan kekerasan dan horor yang intens. Itu klasifikasi khusus dewasa, jadi film ini tidak cocok untuk penonton yang lebih muda.
Kelebihan Suanggi: Ilmu Kutukan
Daya tarik terbesarnya adalah latar. Cerita rakyat Papua adalah wilayah baru bagi horor Indonesia, dan seorang pengulas Letterboxd menyebutnya sebagai gagasan paling segar dalam film ini. Setelah banyak film yang berpijak pada legenda Jawa atau Sumatra, sudut pandang budaya yang berbeda tentu disambut baik. Jika Anda menyukai genre ini, ulasan film horor kami memuat banyak sajian regional lainnya.
Premisnya juga punya kait moral yang kuat. Beni bukan pahlawan. Ia datang dengan hati penuh keserakahan, sehingga horornya terasa sebagai akibat, bukan serangan acak.
Sebagian penonton juga menyebut film ini solid secara teknis dan memuji musik latarnya. Berikut hal-hal yang menonjol:
Sudut cerita rakyat yang segar dari Indonesia timur
Tokoh utama yang abu-abu secara moral dan memicu masalah
Durasi singkat yang menjaga tempo tetap bergerak
Musik latar yang dipuji penonton awal
Pemeran dan Akting Suanggi: Ilmu Kutukan
Jajaran pemeran Suanggi: Ilmu Kutukan dipimpin Pangeran Lantang sebagai Beni. Carissa Perusset berperan sebagai Gia, dan Eugenia Yauwalata sebagai Wawa. Iwa K tampil sebagai Aroba, Dayu Wijanto sebagai Mama Lin, dan Enditha sebagai Sonya.
Soal akting, pendapat terbelah. Setidaknya satu pengulas dari kalangan penonton menyebut aktingnya amatir, dan kritik itu patut dipertimbangkan. Karena jumlah penilaian sejauh ini sangat sedikit, sampelnya kecil, jadi nilailah sendiri para pemerannya.
Para pemeran adalah kesempatan utama film ini untuk menjual ketegangan keluarga. Ketika ketegangan itu kurang digarap, horornya kehilangan sesuatu untuk ditekan.
Di Mana Suanggi: Ilmu Kutukan Tersandung
Keluhan paling umum tertuju pada bagian tengah film. Seorang pengulas menyebut dinamika keluarga kurang tergarap, dan itu penting karena seluruh cerita bergantung pada hubungan Beni dengan ibu angkatnya. Tanpa bobot emosional tersebut, siasatnya terasa tipis.
Penonton lain menilai ceritanya tidak jelas dan terornya tidak efektif. Untuk film horor, itu tuduhan serius. Jika teror tidak mengena, latar yang kuat hanya bisa membawa film ini sejauh itu.
Skor publik juga sangat rendah. TMDB menampilkan 3 dari 10 dari hanya dua suara, dan Jadwalnonton menampilkan 1 dari 5 dari dua ulasan penonton. Angka-angka ini terlalu kecil untuk disimpulkan, tetapi menunjukkan sambutan yang kurang mulus.
Apakah Suanggi: Ilmu Kutukan Layak Ditonton?
Film ini layak ditonton hanya jika Anda penasaran dengan cerita rakyat Papua dan bisa memaklumi eksekusi yang kasar. Gagasannya lebih kuat daripada penyajiannya, dan tanggapan awal menyebut teror serta pengembangan karakternya tidak konsisten.
Dengan durasi 88 menit, risikonya rendah bagi penggemar horor sejati. Jika Anda mencari teror yang rapi, Anda mungkin kecewa. Jika Anda menginginkan sesuatu yang berbeda dalam sinema genre Indonesia, film ini bisa menjadi taruhan yang lumayan.
Anda dapat menemukan informasi dasar film ini di halaman TMDB. Untuk pilihan serupa yang bernuansa cerita rakyat, simak ulasan kami tentang The Bell: Panggilan Untuk Mati atau Sengkolo: Petaka Satu Suro.
Siapa yang Akan Menikmati Suanggi: Ilmu Kutukan
Penggemar horor cerita rakyat Indonesia yang menginginkan latar di luar Jawa
Penonton yang menyukai kisah tokoh serakah dengan kutukan yang terasa pantas
Penonton dewasa yang sanggup menghadapi kekerasan intens dan menginginkan teror singkat tanpa embel-embel
Kelebihan
- Sudut cerita rakyat Papua yang segar
- Tokoh utama abu-abu secara moral menggerakkan cerita
- Durasi 88 menit yang padat
- Musik latar dipuji sebagian penonton
Kekurangan
- Dinamika keluarga kurang tergarap
- Akting dikritik terkesan amatir
- Teror dilaporkan kurang berhasil
- Cerita bisa terasa membingungkan
Kesimpulan Kami
Suanggi: Ilmu Kutukan menghadirkan sudut cerita rakyat Papua yang langka dalam horor Indonesia, tetapi tanggapan awal menyebut teror yang lemah dan pengembangan karakter yang tipis. Film ini lebih cocok sebagai tontonan penasaran bagi penggemar genre ketimbang tontonan wajib.
Pemeran & Kru
Dom DharmoSutradara
Pangeran LantangBeni
Carissa PerussetGia- Eugenia YauwalataWawa
Iwa KAroba
Dayu WijantoMama Lin
EndithaSonya
Foto: TMDB, Netmediatama / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Suanggi: Ilmu Kutukan dirilis?
Suanggi: Ilmu Kutukan (2026) tayang di bioskop pada 10 September 2026.
Siapa sutradara Suanggi: Ilmu Kutukan?
Suanggi: Ilmu Kutukan (2026) disutradarai oleh Dom Dharmo.
Siapa saja pemeran Suanggi: Ilmu Kutukan?
Pemeran utamanya antara lain Pangeran Lantang, Carissa Perusset, Eugenia Yauwalata, Iwa K, dan Dayu Wijanto.
Berapa durasi Suanggi: Ilmu Kutukan?
Suanggi: Ilmu Kutukan (2026) berdurasi 88 menit (1j 28m).
Apa klasifikasi usia Suanggi: Ilmu Kutukan?
Suanggi: Ilmu Kutukan (2026) mendapat klasifikasi D21 (Indonesia, LSF).
Di mana saya bisa menonton Suanggi: Ilmu Kutukan?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah. Lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Apakah Suanggi: Ilmu Kutukan menyeramkan?
Film ini mendapat klasifikasi D21 di Indonesia karena kekerasan dan horor yang intens. Sebagian penonton awal menilai terornya kurang menggigit, sehingga tanggapannya beragam.
Apa itu Suanggi dalam film ini?
Suanggi adalah kepercayaan dari cerita rakyat Indonesia timur. Kekuatannya bisa digunakan untuk menyembuhkan, tetapi juga bisa menjadi berbahaya, dan film ini membangun horornya dari gagasan tersebut.
Siapa saja bintang Suanggi: Ilmu Kutukan?
Pangeran Lantang memerankan Beni, didukung Carissa Perusset, Eugenia Yauwalata, Iwa K, Dayu Wijanto, dan Enditha.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




