Langsung ke konten
Nonton1234
Poster Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026)

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah: Premis Kelam, Teror Belum Teruji

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026)

  • 8 Oktober 2026
  • 1h 57m
  • Indonesian
  • Di Bioskop

Setelah sebuah ritual gagal di provinsi terpencil di Indonesia, gereja mengirim dua pastor Katolik untuk menghadapi entitas kuno yang terlepas akibat perjanjian leluhur. Kasus mereka dimulai ketika seorang suster meminta bantuan untuk seorang pemuda yang mengalami kerasukan misterius.

Bagikan:
Ulasan

Oleh Site Admin · · 3 menit baca

Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.

Tonton Trailer

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah — Official Trailer

Official Trailer

YouTube

6.2dari 10

Rating kami

  • Cerita6
  • Akting6.8
  • Visual6.2
  • Penyutradaraan6.3
  • Musik6

Cocok untuk: Penggemar horor dan film eksorsisme Indonesia

Cara kami memberi rating
Dalam artikel ini
  1. Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah: Alur Cerita (Tanpa Spoiler)
  2. Kelebihan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
  3. Duo Pemeran Utama yang Jelas
  4. Ambisi Sekuel
  5. Pemain dan Akting Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
  6. Kekurangan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
  7. Apakah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Layak Ditonton?
  8. Siapa yang Akan Menikmati Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ini mengulas sekuel horor Indonesia tahun 2026 dari sutradara Rizal Mantovani. Film ini mengikuti dua pastor Katolik yang menghadapi iblis lahir dari perjanjian darah demi kekayaan. Film ini hadir sebagai lanjutan Kuasa Gelap (2024), yang dirilis secara internasional dengan judul Dominion of Darkness.

Review Kuasa Gelap: Perjanjian Darah: Alur Cerita (Tanpa Spoiler)

Cerita dimulai dari sebuah ritual yang berujung bencana di provinsi terpencil di Indonesia. Sesuatu yang kuno terlepas, dan gereja menanggapinya dengan mengirim dua pastor eksorsis, Romo Thomas dan Romo Rendra, untuk menanganinya. Entitas itu bernama Rephaim, dan berasal dari perjanjian leluhur yang dibuat demi imbalan kekayaan haram.

Kasus ini sampai ke tangan para pastor lewat Suster Aloysia, yang menghubungi Rendra soal Daniel, seorang pemuda yang dicengkeram kerasukan yang membingungkan. Itulah pembukanya, dan film ini dibangun di sekitar pertanyaan seberapa jauh kejahatan itu menjangkau. Sisanya kami biarkan Anda temukan sendiri.

Skenarionya ditulis oleh Robert Ronny dan Andri Cahyadi. Durasinya 117 menit, cukup panjang untuk sebuah film horor.

Kelebihan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Gagasan utamanya kuat. Perjanjian demi uang yang mengutuk garis keturunan menyentuh tema yang sangat dikenal horor Indonesia: harga dari jalan pintas menuju kekayaan. Memadukannya dengan eksorsisme Katolik memberi film ini campuran khas antara cerita rakyat lokal dan ritual gereja.

Duo Pemeran Utama yang Jelas

Struktur dua pastor memberi cerita mesin penggerak yang sederhana. Satu eksorsis bisa ragu sementara yang lain membawa pengalaman, dan kontras itu menjaga penyelidikan tetap bergerak. Ini formula yang akrab dalam film horor, tetapi bisa diandalkan.

Ambisi Sekuel

Materi promosi dari pihak distributor menyebut bahwa film ini lebih gelap dan lebih menegangkan dibanding film pertamanya. Itu klaim pemasaran, bukan penilaian kritikus, jadi sikapi dengan hati-hati. Meski begitu, premisnya memang menaikkan taruhan dari satu kasus kerasukan menjadi sesuatu yang lebih tua dan lebih besar.

Penggemar horor yang menyukai kisah eksorsisme bisa menemukan lebih banyak di ulasan film hororkami.

Pemain dan Akting Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Jajaran pemain Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dipimpin oleh Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas dan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra. Sardi adalah nama berpengalaman di perfilman Indonesia, dan ia cocok memerankan pastor yang lebih senior. Kurnia menjadi penyeimbang di sisi lain duet ini.

Para pemeran pendukung meliputi:

  • Lydia Kandou sebagai Suster Aloysia

  • Venly Arauna sebagai Daniel, pemuda yang kerasukan

  • Ferry Salim sebagai Halim

  • Feby Febiola sebagai Linda

Peran Kandou adalah yang menggerakkan cerita, sementara Arauna menanggung beban fisik dari kerasukan. Di atas kertas, jajaran pemainnya solid dan memberi film ini bobot yang dibutuhkan kisah eksorsisme yang serius.

Kekurangan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Kekhawatiran utamanya adalah durasi. Pada 117 menit, kisah eksorsisme membutuhkan eskalasi yang stabil, dan banyak film horor sejenis mengendur di bagian tengah. Sutradara yang menggarap premis iblis dan perjanjian kerap mengandalkan jump scare keras ketimbang rasa ngeri yang menyelimuti.

Tanggapan kritikus independen juga masih sangat sedikit. Kami tidak menemukan konsensus kritikus, dan angka penonton pun tipis: Letterboxd menunjukkan rata-rata 3,01 dari 5 dari sekitar 2.494 penilaian, sedangkan skor 6,7 dari 10 di TMDB hanya didasarkan pada tiga suara. Itu menandakan respons yang biasa saja dan beragam, bukan hit yang meledak.

Terakhir, premisnya sudah akrab. Kerasukan, garis keturunan terkutuk, dan iblis dengan nama kuno adalah perangkat yang sudah sering dipakai, sehingga film ini harus menang lewat eksekusi. Sebagai pembanding dengan teror lokal lainnya, baca review Alas Robankami.

Apakah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Layak Ditonton?

Film ini layak ditonton jika Anda menyukai horor dan kisah eksorsisme Indonesia, tetapi jaga ekspektasi. Premisnya kokoh, pemainnya disegani, dan Rizal Mantovani adalah sutradara horor berpengalaman. Namun respons awal penonton hanya suam-suam kuku, dan idenya bukan hal baru.

Jika Anda menonton film tahun 2024, sekuel ini merupakan kelanjutan yang wajar. Jika belum, latar ceritanya dijelaskan cukup jelas sehingga kemungkinan besar Anda tetap bisa mengikutinya, meski ini berdasarkan premis, bukan jaminan. Tanggal rilis Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah 8 Oktober 2026 di Indonesia. Cek jadwal lokal untuk tempat menonton Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, karena kami belum memiliki detail streaming yang dikonfirmasi.

Anda dapat membaca lebih lanjut tentang film ini di halaman Wikipedia bahasa Indonesia-nya.

Siapa yang Akan Menikmati Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

  • Penggemar horor Indonesia yang menyukai teror bernuansa religi dan cerita rakyat

  • Penonton Kuasa Gelap pertama yang ingin melihat kelanjutan ceritanya

  • Pencinta film eksorsisme yang menikmati penyelidikan dua pastor

Jika Anda lebih suka adegan gore, review Tumbal Proyek mungkin lebih cocok untuk Anda.

Kelebihan

  • Premis perjanjian darah yang kuat
  • Jajaran pemain utama yang disegani
  • Struktur cerita dua pastor yang jelas

Kekurangan

  • Durasi panjang untuk genre ini
  • Trope kerasukan yang sudah akrab
  • Masih minim tanggapan kritikus

Kesimpulan Kami

Sekuel eksorsisme yang menjanjikan dengan premis kokoh dan pemain mumpuni, tetapi terhambat ide yang sudah akrab dan respons penonton yang belum teruji. Paling cocok untuk penggemar horor sejati.

Pemeran & Kru

Foto: TMDB, Official Facebook Page of The Ministry of Education and Culture of the Republic / Public domain via Wikimedia Commons

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dirilis?

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) dirilis di bioskop pada 8 Oktober 2026.

Siapa sutradara Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) disutradarai oleh Rizal Mantovani.

Siapa saja pemain Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Pemeran utamanya meliputi Jerome Kurnia, Lukman Sardi, Lydia Kandou, Ferry Salim, dan Feby Febiola.

Berapa durasi Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) berdurasi 117 menit (1j 57m).

Di mana saya bisa menonton Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) belum memiliki jadwal rilis streaming yang dikonfirmasi. Kami akan memperbarui halaman ini begitu platformnya diumumkan.

Apakah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah merupakan sekuel?

Ya, film ini melanjutkan Kuasa Gelap (2024), yang dirilis secara internasional dengan judul Dominion of Darkness. Judul internasionalnya adalah Dominion of Darkness: Rephaim.

Siapa bintang Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Jerome Kurnia berperan sebagai Romo Thomas dan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra. Lydia Kandou, Ferry Salim, Feby Febiola, dan Venly Arauna juga turut tampil.

Tentang apa Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?

Dua eksorsis Katolik menghadapi iblis kuno yang terlepas akibat perjanjian leluhur demi kekayaan haram, setelah sebuah ritual gagal di provinsi terpencil.

S

Ditulis oleh

Site Admin

Site Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.

Laporkan kesalahan

Jelajahi Lainnya

Lihat semua