

Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro (6,5/10): Tantangan Viral, Hantu Sungguhan
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026)
- 22 Oktober 2026
- 1h 42m
- Indonesian
- Dewasa 17+
- Di Bioskop
Sekelompok YouTuber horor muda mendatangi sebuah motel tua di Malioboro, Yogyakarta, dengan harapan konten mereka viral. Meski sudah diperingatkan, mereka masuk ke kamar terlarang dan menemukan tape recorder yang menyimpan lagu "Lingsir Wengi". Putik, yang bisa melihat arwah, merasakan bahwa mereka telah membangunkan sesuatu yang marah.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Rating kami
- Cerita6
- Akting7.5
- Visual6.5
- Penyutradaraan6.5
- Soundtrack7
Cocok untuk: Penggemar dewasa horor folk Indonesia
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
- Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)
- Kelebihan Lingsir Wengi: Motel Malioboro
- Atmosfer dan Nuansa
- Pemeran dan Akting Lingsir Wengi: Motel Malioboro
- Kekurangan Lingsir Wengi: Motel Malioboro
- Apakah Lingsir Wengi: Motel Malioboro Layak Ditonton?
- Siapa yang Akan Menikmati Lingsir Wengi: Motel Malioboro
Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro ini diawali pertanyaan sederhana: apa yang terjadi saat perburuan views bertemu dengan teror sungguhan? Sutradara Adhe Dharmastriya mengambil lagu Jawa yang terkenal, menaruhnya di sebuah motel tua di Yogyakarta, lalu membiarkan sekelompok kreator konten terjebak dalam masalah. Ini adalah film horor yang dibangun dari mitos lokal dan hasrat internet modern.
Review Lingsir Wengi: Motel Malioboro: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)
Alur cerita Lingsir Wengi: Motel Malioboro mengikuti tim di balik kanal YouTube bernama DuniaHorror62. Putik bisa melihat dan berbicara dengan arwah, dan ia ikut bersama teman-temannya, Ryan, Angie, Aro, Dita, dan lainnya, ke sebuah motel tua di Malioboro. Mereka menginginkan konten yang bisa membuat kanal mereka viral.
Motel itu memiliki kamar terlarang, dan kamar itulah yang menjadi target mereka. Rombongan sudah diperingatkan agar tidak masuk, tetapi mereka tetap nekat. Di dalamnya, mereka menemukan tape recorder berisi rekaman "Lingsir Wengi", dan kejadian-kejadian janggal pertama pun dimulai begitu lagu itu diputar.
Sampai di situ saja ulasan ini bercerita. Film kemudian bergerak menjadi kisah tentang arwah yang menginginkan lebih dari sekadar mengobrol, serta ketegangan di dalam kelompok pertemanan itu.
Kelebihan Lingsir Wengi: Motel Malioboro
Premisnya jelas dan mudah diikuti. Lokasi angker, rekaman terkutuk, dan kru yang merekam demi klik memberi film ini mesin cerita yang siap jalan. Anda tidak perlu mengenal lagunya untuk paham mengapa lagu itu terasa mengganggu.
Film ini juga memakai mitos lokal dengan cukup hati-hati. Kritikus Indonesia memuji caranya menggali tradisi Jawa alih-alih memperlakukan lagu tersebut sebagai properti jump scare murahan. Pemilihan Malioboro memberi cerita ini latar yang mudah dikenali.
Di balik teror-terornya ada tema modern. Para karakter mengejar popularitas, dan cerita mempertanyakan harga yang harus mereka bayar. Sudut pandang itu membuat film ini tidak sekadar rangkaian adegan hantu, dan cocok bagi penggemar ulasan film horor Indonesia yang menyukai sedikit komentar sosial di sela ketegangan.
Atmosfer dan Nuansa
Motel tua ini adalah ruang horor yang bagus, dengan lorong sempit, kamar yang terkunci, dan kaset yang seharusnya tidak disentuh. Filmnya juga intens. Seorang kritikus Indonesia mencatat bahwa beberapa adegannya cukup brutal hingga mendekati wilayah thriller.
Pemeran dan Akting Lingsir Wengi: Motel Malioboro
Jajaran pemeran Lingsir Wengi: Motel Malioboro dipimpin Ochi Rosdiana sebagai Putik, dan ia adalah kartu terkuat film ini. Para kritikus lokal menyorot penampilannya, dan itu masuk akal: Putik harus tampil ketakutan, peka, sekaligus menjadi satu-satunya orang yang benar-benar memahami bahaya itu.
Para pemeran pendukung melengkapi kelompok pertemanan tersebut:
Jeff Smith sebagai Ryan
Yessica Tamara sebagai Angie
Chelcy Clarissa sebagai Dita
Alif Rivelino sebagai Aro
Vinessa Inez sebagai Kinanti
Para pemain ensambel tampil terbaik saat terasa seperti lingkaran pertemanan yang nyata, saling bercanda, saling mendorong, dan menyembunyikan ketegangan. Gesekan itu penting karena arwahnya konon membongkar rahasia kelam di antara mereka. Evelyn Afnilia menulis skenarionya.
Kekurangan Lingsir Wengi: Motel Malioboro
Kritik utamanya soal mitosnya sendiri. Seorang kritikus Indonesia berpendapat bahwa horornya akan lebih kuat jika dikaitkan lebih erat dengan sejarah motel dan alasan rekaman itu berada di kamar terlarang tersebut. Celah itu membuat teror terasa agak longgar.
Formula kreator muda bertemu hantu juga sudah terlalu sering dipakai. Jika Anda pernah menonton film horor bergaya found footage atau horor influencer lainnya, Anda akan mengenali beberapa adegannya. Film ini mengandalkan lagu dan bintangnya agar terasa segar.
Kekerasannya mungkin terlalu berat bagi sebagian penonton. Film ini berklasifikasi dewasa (17+) di Indonesia, dan bukan pilihan yang baik untuk remaja yang lebih muda.
Apakah Lingsir Wengi: Motel Malioboro Layak Ditonton?
Ya, jika Anda menyukai horor supranatural Indonesia, film ini layak ditonton. Film ini punya premis yang kuat, pemeran utama yang meyakinkan, dan tema yang relevan tentang ketenaran online. Ceritanya tidak sempurna, tetapi tetap menjadi tontonan seram yang memuaskan di malam hari.
Tanggal rilis Lingsir Wengi: Motel Malioboro adalah 22 Oktober 2026, sehingga ini menjadi pilihan segar bagi penggemar horor. Kami belum bisa memastikan tempat menontonnya selain jadwal bioskop di Indonesia, jadi cek jadwal bioskop terdekat Anda. Skor kritikus belum banyak dipublikasikan, meski ulasan awal dari Indonesia cenderung positif.
Siapa yang Akan Menikmati Lingsir Wengi: Motel Malioboro
Penggemar cerita rakyat Jawa dan horor yang digerakkan arwah.
Penonton yang suka cerita tentang influencer dan kreator konten yang terjebak masalah besar.
Orang dewasa yang sanggup menghadapi adegan intens dan terkadang brutal. Untuk rekomendasi lain, simak review Monster Pabrik Rambut atau review Suanggi: Ilmu Kutukan.
Untuk informasi pemeran dan bioskop, lihat daftar resmi 21cineplex.
Kelebihan
- Akting meyakinkan Ochi Rosdiana sebagai pemeran utama
- Pemanfaatan mitos Jawa dan lagu yang menghantui secara cerdas
- Tema aktual tentang mengejar ketenaran di dunia maya
Kekurangan
- Teror terasa kurang terikat dengan sejarah motel
- Formula horor influencer yang sudah familier
- Beberapa adegan brutal terlalu berat untuk penonton muda
Kesimpulan Kami
Kisah hantu Jawa yang percaya diri, ditopang akting Ochi Rosdiana dan sebuah lagu yang menyeramkan. Mitosnya bisa digali lebih dalam, tetapi teror yang disajikan tetap solid.
Pemeran & Kru
- Adhe DharmastriyaSutradara
Ochi RosdianaPutik
Jeff SmithRyan- Yessica TamaraAngie
Chelcy ClarissaDita- Alif RivelinoAro
Vinessa InezKinanti
Foto: TMDB
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Lingsir Wengi: Motel Malioboro dirilis?
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026) tayang di bioskop pada 22 Oktober 2026.
Siapa sutradara Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026) disutradarai oleh Adhe Dharmastriya.
Siapa saja pemeran Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Pemeran utamanya antara lain Ochi Rosdiana, Jeff Smith, Yessica Tamara, Chelcy Clarissa, dan Alif Rivelino.
Berapa durasi Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026) berdurasi 102 menit (1j 42m).
Apa klasifikasi usia Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026) berklasifikasi Dewasa 17+.
Di mana saya bisa menonton Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Lingsir Wengi: Motel Malioboro (2026) belum memiliki jadwal rilis streaming yang dikonfirmasi. Kami akan memperbarui halaman ini begitu platformnya diumumkan.
Apakah Lingsir Wengi: Motel Malioboro layak ditonton?
Ya, bagi penggemar horor supranatural Indonesia. Film ini punya penampilan utama yang kuat dari Ochi Rosdiana dan premis yang menyeramkan, meski mitosnya masih bisa dikembangkan lebih jauh.
Apakah Lingsir Wengi: Motel Malioboro cocok untuk anak-anak?
Tidak. Film ini berklasifikasi dewasa 17+ di Indonesia, dan beberapa adegannya intens serta brutal.
Siapa bintang Lingsir Wengi: Motel Malioboro?
Ochi Rosdiana memerankan Putik, bersama Jeff Smith, Yessica Tamara, Chelcy Clarissa, Alif Rivelino, dan Vinessa Inez.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




