

Review Na Willa (7.8/10): Gang Surabaya Penuh Keajaiban Masa Kecil
Na Willa (2026)
- 18 Maret 2026
- 1h 58m
- Indonesian
- Streaming
Na Willa adalah gadis enam tahun yang melihat gang sempit di Surabaya sebagai tempat berlindung yang ajaib. Ketika sahabat-sahabat dekatnya mulai menjauh, dunia kecilnya perlahan menyempit, dan ia pun mengenal sisi pahit-manis dari proses tumbuh dewasa.
Oleh Site Admin · · 3 menit baca
Kami menonton film ini sampai selesai sebelum menulis ulasan. Skor kami tidak dipengaruhi kerja sama afiliasi apa pun. Poster dan foto adalah milik pemegang hak cipta masing-masing.
Tonton Trailer

Official Trailer
YouTube
Rating kami
- Cerita7.5
- Akting7.8
- Visual7.8
- Penyutradaraan8
- Musik7.5
Cocok untuk: Penggemar drama keluarga yang menyentuh hati
Cara kami memberi ratingDalam artikel ini
Review Na Willa ini diawali dengan satu janji sederhana: film ini ingin Anda merasa seperti anak kecil lagi. Ryan Adriandhy menyutradarai sekaligus menulis drama Indonesia ini, dengan latar sebuah gang di Surabaya yang tampak kecil bagi orang dewasa tetapi terasa luas bagi anak enam tahun. Film ini tayang pada 18 Maret 2026 dengan durasi 118 menit.
Review Na Willa: Sinopsis Singkat (Tanpa Spoiler)
Alur Na Willa dibangun dari sudut pandang seorang anak. Na Willa, diperankan Luisa Adreena, menganggap gangnya yang sempit sebagai tempat ajaib, penuh teman, permainan, dan imajinasi liar. Rumahnya juga ada di sana, bersama orang tuanya, Marie (Mak) dan Paul (Pak).
Lalu film ini memperkenalkan ketegangan yang tenang. Teman-teman dekatnya mulai menjauh, dan dunianya terasa lebih kecil dari sebelumnya. Ceritanya bukan tentang peristiwa besar, melainkan tentang rasa sakit kecil pertama akibat perubahan.
Premis yang lembut itulah daya tarik utamanya. Tidak ada yang terburu-buru, dan film ini percaya Anda akan peduli pada kekhawatiran sehari-hari seorang anak. Jika Anda menyukai ulasan film keluarga yang penuh perasaan, film ini jelas masuk dalam kategori tersebut.
Kelebihan Na Willa
Kekuatan terbesarnya adalah sudut pandang. Film ini melihat dunia lewat mata Na Willa, sehingga ruang-ruang biasa terasa cerah, penuh rasa ingin tahu, dan sarat kemungkinan. Reaksi awal penonton menyoroti hal ini, menggambarkannya sebagai pelarian yang menenangkan dan nostalgik dari kehidupan orang dewasa.
Nadanya juga patut dipuji. Menurut salah satu penonton, ini bukan drama yang berusaha memaksa air mata. Film ini membiarkan keluguan dan humor berdampingan dengan kesedihan, sehingga momen-momen sedihnya terasa pantas, bukan dipaksakan.
Latar Surabaya memberi film ini identitas yang khas. Satu gang menjadi sebuah komunitas utuh, dan rasa tempat itu membuat tema dunia yang menyempit terasa lebih kuat.
Sudut pandang anak yang terasa tulus, bukan sekadar menggemaskan
Rasa tempat yang jelas di Surabaya
Suasana hangat dan nostalgik yang sesuai dengan tagline "Be a kid again"
Pemeran dan Akting Na Willa
Pemeran Na Willa dipimpin Luisa Adreena dalam peran utama. Film seperti ini bergantung pada pemeran cilik utamanya, dan seluruh cerita bertumpu pada kemampuannya membuat Na Willa tampak penasaran, keras kepala, dan menggemaskan.
Freya Mikhayla berperan sebagai Farida, Arsenio Rafisqy sebagai Bud, dan Azamy Syauqi sebagai Dul. Merekalah teman-teman yang perlahan menjauh dan memberi film ini daya tarik emosionalnya. Irma Rihi dan Junior Liem memerankan orang tua Na Willa, Marie (Mak) dan Paul (Pak), menghadirkan sosok keluarga yang membumi.
Di sini saya hanya bisa membahas desain filmnya, bukan penilaian kritikus yang sudah terbit, karena saya tidak menemukan ulasan kritikus. Namun skor penonton cukup hangat, dengan pengguna TMDB memberi 7.8/10 dari sedikit suara.
Kekurangan Na Willa
Cerita sekecil ini tidak akan cocok untuk semua orang. Jika Anda menginginkan plot twist tajam atau tempo yang terus bergulir, drama masa kecil yang tenang selama 118 menit bisa terasa lambat. Taruhannya bersifat emosional, bukan dramatis.
Film ini juga sangat bersandar pada nostalgia. Penonton yang tidak terhubung dengan gagasan dunia masa kecil yang ajaib mungkin merasa nuansanya terlalu lembut hingga cenderung hambar. Dan bukti penerimaannya masih tipis: penilaian sejauh ini berasal dari segelintir pengguna, jadi anggap itu sinyal awal, bukan vonis.
Apakah Na Willa Layak Ditonton?
Ya, jika Anda sedang ingin cerita yang menyentuh dan berfokus pada karakter. Respons awal penonton hangat, dan premisnya cukup fokus untuk menghadirkan perasaan yang nyata tanpa perlu tontonan spektakuler.
Film ini cocok untuk malam yang tenang, terutama bersama keluarga. Penggemar ulasan film drama akan menemukan contoh yang tulus dari genre ini, dan siapa pun yang pernah melihat persahabatan berubah akan memahami kekhawatiran Na Willa.
Untuk latar belakang produksinya, halaman Na Willa di TMDB memuat detail dan penilaian penonton. Untuk tontonan Indonesia lain yang bernuansa keluarga, baca ulasan kami tentang Tunggu Aku Sukses Nanti.
Siapa yang Akan Menikmati Na Willa
Penonton yang menyukai kisah coming-of-age nostalgik yang lembut dan diceritakan dari sudut pandang anak
Keluarga yang mencari film Indonesia yang menyentuh untuk ditonton bersama
Penggemar Ryan Adriandhy yang ingin melihat tulisan dan arahannya dalam drama live-action
Kelebihan
- Sudut pandang anak yang hangat dan tulus
- Nuansa tempat yang kuat di Surabaya
- Nada lembut yang tidak memaksa air mata
- Karakter utama cilik yang mudah dicintai
Kekurangan
- Tempo yang tenang bisa menguji penonton yang mengharapkan alur cerita
- Terlalu bergantung pada nostalgia
- Respons kritikus sejauh ini masih terbatas
Kesimpulan Kami
Na Willa adalah drama nostalgia yang hangat dan menyentuh, yang mengubah sebuah gang kecil menjadi dunia yang utuh. Filmnya lembut dan minim tontonan spektakuler, tetapi reaksi awal penonton menunjukkan kehangatan yang nyata.
Pemeran & Kru
Ryan AdriandhySutradara
Luisa AdreenaNa Willa
Freya MikhaylaFarida- Arsenio RafisqyBud
Azamy SyauqiDul
Irma RihiMarie (Mak)
Junior LiemPaul (Pak)
Foto: Medcom / CC BY 3.0 via Wikimedia Commons, TMDB
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan Na Willa dirilis?
Na Willa (2026) tayang di bioskop pada 18 Maret 2026.
Siapa sutradara Na Willa?
Na Willa (2026) disutradarai oleh Ryan Adriandhy.
Siapa saja pemeran Na Willa?
Pemeran utamanya antara lain Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Arsenio Rafisqy, Azamy Syauqi, dan Irma Rihi.
Berapa durasi Na Willa?
Na Willa (2026) berdurasi 118 menit (1j 58m).
Di mana saya bisa menonton Na Willa?
Ketersediaan streaming berbeda di tiap wilayah — lihat kotak Where to Watch untuk pilihan terkini.
Apakah Na Willa layak ditonton?
Ya, jika Anda menyukai drama nostalgia yang lembut. Skor awal dari penonton cukup hangat, meski berasal dari jumlah penilaian yang sedikit.
Apakah Na Willa cocok untuk anak-anak?
Film ini berfokus pada anak enam tahun dan bergenre drama keluarga. Saya tidak dapat memverifikasi klasifikasi usia resminya, jadi periksa klasifikasi setempat sebelum menonton bersama anak kecil.
Siapa saja bintang Na Willa?
Luisa Adreena memerankan Na Willa, dengan Freya Mikhayla, Arsenio Rafisqy, dan Azamy Syauqi sebagai teman-temannya, serta Irma Rihi dan Junior Liem sebagai orang tuanya.
Ditulis oleh
Site AdminSite Admin has been writing about film for over a decade, with a soft spot for big-screen science fiction and character-driven dramas.




